Leasing

Leasing
bekerja di Leasing company

Kamis, 31 Maret 2011

Master Plan industri non keuangan non bank-BAPEPAMLK

Lembaga pembiayaan antara lain terdiri dari perusahaan pembiayaan, modal ventura,
secondary mortgage facility, lembaga pembiayaan ekspor Indonesia, dan Perusahaan Penjaminan.
Perusahaan Pembiayaan sebagai salah satu penunjang pertumbuhan ekonomi nasional
telah berkembang pesat di Indonesia. Tabel 13 menggambarkan perkembangan perusahaan di
Indonesia mulai tahun 2005 sampai dengan tahun 2009, dimana pada akhir tahun 2009 jumlah
Perusahaan Pembiayaan yang ada di Indonesia berjumlah 198 perusahaan, berkurang sebanyak
38 perusahaan dibanding dengan tahun 2005 yang berjumlah 236 perusahaan.
Meskipun sejak tahun 2005 jumlah Perusahaan Pembiayaan mengalami penurunan,
namun kinerja keuangannya mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hal ini ditunjukkan
dengan peningkatan nilai kegiatan usaha dari tahun 2005 ke tahun 2009 yang mencapai 39% dan
peningkatan total aktiva yang mencapai 80,7%. Nilai kegiatan usaha tahun 2009 tersebut masih
didominasi oleh kegiatan pembiayaan konsumen, yaitu sebesar 65,3% dari total nilai kegiatan
usaha, diikuti oleh kegiatan sewa guna usaha sebesar 32,% , anjak piutang sebesar 1,4% dan
kartu kredit sebesar 0,7%.
Sumber utama pendanaan Perusahaan Pembiayaan tahun 2009 masih berupa pinjaman,
baik dari bank maupun badan usaha lain, yaitu sebesar Rp102,0 triliun atau sebesar 58,5% dari
total sumber pendanaannya. Namun demikian, dibandingkan dengan tahun 2008, total pinjaman
tersebut mengalami penurunan, terutama pinjaman dari luar negeri. Sedangkan pinjaman yang
berasal dari dalam negeri sedikit mengalami kenaikan, yaitu sebesar 4%, dari Rp55,4 triliun menjadi
Rp57,6 triliun Dari sisi penggunaan dana, sebagian besar dana Perusahaan Pembiayaan disalurkan
dalam bentuk kegiatan pembiayaan dengan nilai Rp142,5 triliun di tahun 2009. Nilai ini setara
dengan 81,7% dari seluruh sumber dana.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar